Profil

27 Juli 2022 | Admin

PROFIL KABUPATEN

Kabupaten Ogan  Ilir memiliki luas wilayah 2.666,07 km2, secara geografis terletak diantara 30 02' sampai 348' LS dan diantara 1040 20'  BT sampai 1040 48'   BT.   Kabupaten Ogan Ilir dengan batas wilayah administrasi sebagai berikut :

Sebelah Utara

:

dengan Kecamatan Rambutan Kabupaten Banyuasin, Kecamatan Kertapati, Gandus dan Seberang Ulu I Kota Palembang

Sebelah Selatan

:

dengan Kecamatan Peninjauan Kab. Ogan Komering Ulu

Sebelah Timur

:

dengan Kecamatan Jejawi, SP Padang, Kayuagung, Pedamaran, dan Tanjung LubukKabupaten OKI dan Kecamatan Cempaka Kabupaten OKU Timur

Sebelah Barat

:

dengan Kecamatan Lubai, Gelumbang, dan Muara Belida Kabupaten  Muara Enim danKecamatan Rambang Kapak Tengah Kota Prabumulih

Kabupaten Ogan Ilir memiliki 16 kecamatan, 227 desa dan 14 kelurahan. Kecamatan terluas adalah Kecamatan Rambang Kuang dengan luas 528,82 km2 diikuti Kecamatan Indralaya Utara seluas 502,47 km2, Kecamatan Muara Kuang seluas 300,75 km2,  sedangkan kecamatan terkecil adalah Kecamatan Rantau Panjang yang luasnya 40,85 km2.  Jumlah desa terbanyak adalah Kecamatan Pemulutandengan 25 desa, Kecamatan Tanjung Batu dengan 19 desa, serta Kecamatan Indralaya Utara dengan 15 desa dan 1 kelurahan.

Kabupaten Ogan Ilir merupakan daerah beriklim Tropis Basah (Type B) dengan musim kemarau berkisar antara bulan Mei sampai dengan bulan Oktober, sedangkan musim ¬≠hujan berkisar antara bulan November sampai dengan April.  Pada tahun 2014, iklim di Kabupaten Ogan Ilir berlangsung normal dengan musim hujan terjadi diatas normal pada bulan Januari 2014, serta puncak hujan terjadi pada bulan Desember 2014.   Musim kemarau dengan sedikit turun hujan terjadi pada bulan-bulan Mei sampai Oktober 2014. Curah hujan rata-rata berkisar antara 2.600mm hingga 3.800mm, dan jumlah hari hujan 121 hari per-tahun.  Suhu udara harian berkisar antara 2300 C sampai 32000 C.  Rata-rata Kelembaban udara harian berkisar antara 70 % sampai 98 %.

Wilayah bagian utara Kabupaten Ogan Ilir merupakan hamparan dataran rendah berawa yang sangat luas dan bertofografi datar sampai bergelombang dengan ketinggian  sampai 14 meter dari permukaan air laut.  Wilayah daratan Kabupaten Ogan Ilir mencapai 65 % serta wilayah berair dan rawa-rawa sekitar  35 %.  Derajat keasaman tanah berkisar antara pH 4,0 sampai pH 6,0.

Wilayah Kabupaten Ogan Ilir dialiri oleh satu sungai besar yaituSungai Ogan yang mengalir mulai dari Kecamatan Muara Kuang di perbatasan dengan Kabupaten OKU, kemudian mengalir ke KecamatanLubuk Keliat, Rantau Alai, Kandis, Sungai Pinang, Tanjung Raja, Rantau Panjang, Indralaya, Pemulutan Selatan, Pemulutan Barat dan KecamatanPemulutan yang bermuara di Sungai Musi Kertapati di Kota Palembangyang terkenal dengan Muara Ogan.  Sedangkan sungai kecil antara lain sungai Kelekar, sungai Rambang, sungai Kuang, sungai Randu, sungai Kandis, sungai Kumbang yang bermuara di Sungai Ogan, dan sungai Keramasan nasuk ke Sungai Musi Palembang.  Danau yang ada berupa Danau Lebung Karangan yang terletak di Desa Sejaro Sakti Kecamatan Indralaya dan rawa sungai Kelekar yang dijadikan objek wisata alam di Tanjung Senay Indralaya di kawasan perkantoran terpadu Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir.

Pada tahun 2013 penggunaan lahan yang sudah diusahakan mencapai 223.015,10 hektar atau 83,66 %, belum diusahakan sebanyak 13,26 % dan tanah lainnya sebesar 3,08 %.  Jenis lahan yang sudah diusahakan diperuntukan untuk:

1) perkampungan seluas 5.352,07 ha atau 2,01 %,

2) sawah irigasi seluas 31.535 ha atau 11,83 %,

3) sawah lebak seluas24.720,60 ha atau 9,27 %,

4) tegalan seluas 78.460,43 ha atau 29,44 %,

5) kebun campuran seluas 20.555,08 ha atau 7,71 %,

6) perkebunan besar seluas 22.241 ha atau 8,34 %, dan

7) perkebunan rakyat seluas 40.150,92 ha atau 15,06 %.

Kawasan Kota Indralaya sebagai Pusat ibu kota Kabupaten Ogan Ilir meliputi 13 desa/kelurahan, terdiri dari 4 kelurahan yakni Kelurahan Indralaya Mulya, Kelurahan Indralaya Raya, Kelurahan Indralaya Indah, Kelurahan Timbangan, dan 9 desa yakni Desa Tanjung Seteko, Sakatiga, Desa Sakatiga Seberang, Desa Tanjung Sejaro, Desa Sejaro Sakti, Desa Tanjung Pering, Desa Permata Baru, Desa Tanjung Baru, dan Desa Palem Raya.

 

INFRASTRUKTUR  JALAN DAN JEMBATAN


Kabupaten Ogan Ilir dilewati oleh jalan nasional dan jalan provinsi selain jalan kebupaten dan jalan desa.  Panjang jalannasional (JALAN LINTAS TIMUR dan JALAN LINTAS TENGAH) yang terdapat di Kabupaten Ogan Ilir adalah sepanjang 61,38 km,  tersebar di Kecamatan Indralaya Utara sepanjang 23,30 km, Kecamatan Indralaya sepanjang 12,10 km, Kecamatan Indralaya Selatan sepanjang 8,20 km, Kecamatan Tanjung Raja sepanjang 12,60 km dan melintasi Kecamatan Sungai Pinang sepanjang 5,18 km menuju ke perbatasan Kota Kayuagung Kabupaten Ogan Komering Ilir.  Sedangkan Jalur Lintas Tengah dimulai dari Simpang Timbangan Indralaya sampai Desa Bakung Kecamatan Indralaya Utara sampai perbatasan Kabupaten Muara Enim.  Jalan provinsi yang melintasi wilayah Kabupaten Ogan Ilir adalah sepanjang 118,41 km, sedangkan panjang jalan Kabupaten Ogan Ilir pada tahun 2013 adalah 838,47 km, dan jalan desa sepanjang 298,15 km tersebar di 16 kecamatan, pada tahun 2014 panjang jalan kabupaten adalah 838,47 km, Kabupaten Ogan Ilir adalah salah satu kabupaten di Provinsi Sumatra Selatan.

Jumlah Penduduk sekitar 356,983 jiwa yang berasal dari suku Ogan dengan 3 (tiga) sub-suku, yakni: Suku Pegagan Ulu, Suku Penesak, dan Suku Pegagan Ilir. lintas timur Sumatera dan pusat pemerintahannya terletak sekitar 30 km dari Kota Palembang. Di kabupaten ini berlokasi kampus Universitas Sriwijaya. Pondok Pesantren Al Ittifaqiah serta Pondok Pesantren Raudhatul Ulum yang terletak di Desa Salkatiga juga berlokasi di daerah ini. Mayoritas penduduknya berprofesi sebagai petani.